**Indonesia butuh 44 MWP Tenaga matahari Per Tahun


Jakarta-Indonesia menargetkan kontribusi tenaga surya (Pembangkit Listrik Tenaga Surya/PLTS) sekitar 0,4% dari total 5% peran energi baru dan terbarukan. Untuk itu dibutuhkan kapasitas sel surya terpasang sekitar 880 MWP (megawatt pick) sampai tahun 2025, atau penambahan sekitar 44 MWP per tahun.
Akan tetapi, Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian Budi Dharmadi mengatakan, sangat disayangkan Indonesia masih mengimpor panel surya. Bahan baku sel surya, yakni pasir silika padahal tersedia dalam jumlah yang melimpah di Indonesia. Di lain pihak, pengembangan industri hilir tenaga surya yang dikembangkan PT LEN Industri (Persero) sudah siap, namun belum didukung ketersediaan industri hulu.
“Ada mata rantai produksi yang bolong, hilirnya sudah ada tapi di hulu tidak ada,” kata Budi seusai Workshop Solar Energi, Senin (17/11).
Oleh karena itu, Budi menegaskan pihaknya mengundang investor di sektor hulu, terutama dalam kegiatan pengolahan pasir alam silika menjadi produk jadi. Dia berharap akan terjadi konsep klaster industri dari industri pemurnian pasir silika, industri wafer silikon, industri sel surya, fabrikasi modul surya, industri integrasi modul surya dan fabrikasi komponen elektronika hingga industri PLTS.
Dia mengatakan deposit pasir silika yang berlimpah di Langkat, Sumatera Utara menjadi incaran banyak negara yang gencar mengembangkan energi listrik tenaga surya.
Menurut Direktur Utama PT LEN Industri Wahyudin Bagenta, pihaknya hanya bisa memasok 6-7 MW energi tenaga surya. Hal itu tidak lepas dari pasokan komponen utama yang masih impor. Oleh karena itu, dia mendorong agar industri pengembangan pasir silika menjadi sel surya tumbuh di Indonesia .
Sementara itu, Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral J Purwono mengatakan, mahalnya harga modul surya menjadi salah satu kendala pengembangan PLTS. Belum ada industri yang berkembang sehingga ketergantungan terhadap impor sangat tinggi. (naomi siagian)

Iklan

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s