**Polri, Susah Ya “Nangkap” Gayus?


Nama Gayus Tambunan (30) mungkin bisa dibilang sebagai people of the month untuk bulan ini. Semua orang membicarakannya. Gayus mendadak terkenal.

Pegawai Ditjen Pajak Golongan IIIA itu secara mengejutkan berhasil mengumpulkan puluhan miliar dalam kurun lima tahun pengabdiannya sebagai abdi negara.

Kasus Gayus merebak seiring pernyataan Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji. Gayus diduga sebagai mafia pajak. Namun, tak satu pun yang mengetahui, bagaimana sosok pria berusia 30 tahun itu.

Wajahnya hanya diketahui lewat pasfoto yang beredar di banyak media. Keberadaan Gayus masih misteri. Polri mengatakan, dia sudah ke Singapura sejak 24 Maret lalu.

Berdasarkan informasi yang diterima Polri, Gayus melakukan pengobatan di Negeri Singa itu. Hampir seminggu, belum ada kabar apakah Gayus sudah berhasil dibekuk atau belum.

Anggota Komisi Hukum DPR, Bambang Soesatyo, pun mempertanyakan upaya pengejaran Polri terhadap Gayus Tambunan. Sebagai orang yang “bukan siapa-siapa”, politisi Golkar ini menilai bahwa seharusnya tak terlalu sulit bagi Polri untuk menangkap Gayus.

“Gayus saya pikir bukan orang yang sulit ditangkap kalau Polri mau. Dia bukan pengusaha yang punya jaringan luas di luar negeri. Berbeda dengan bankir pengemplang dana BLBI yang lari ke Singapura. Mereka punya jaringan luas di luar negeri sehingga banyak yang melindungi. Gayus kan beda,” kata Bambang kepada Kompas.com, Selasa (30/3/2010).

Bambang menambahkan, jika Polri terkesan sulit dan lama untuk menangkap Gayus, maka dugaan banyak pihak bahwa Gayus sengaja dilindungi akan semakin kuat.

“Kalau lama nangkapnya, maka pasti ada sesuatu. Kaburnya Gayus bisa jadi skenario untuk melindungi berbagai pihak sebab, kalau Gayus tidak melarikan diri, dia akan ‘bernyanyi’ dan ada petinggi di instansi terkait yang bakal terkena kasus itu juga,” ujarnya.

Oleh karena itu, seusai masa reses pekan depan, Komisi III akan segera menggelar rapat gabungan dengan Polri, KPK, Kejaksaan Agung, dan Mahkamah Agung. Bambang khawatir, modus koruptor lari ke luar negeri akan berulang dan yang bersangkutan tak pernah bisa dimintai pertanggungjawaban.

“Kami akan mendesak Polri untuk menjelaskan kasus ini. Kami pertanyakan dan bagaimana duduk persoalannya,” kata Bambang.

Kasus dugaan mafia pajak, seperti dinyatakan Susno, diduga melibatkan sejumlah jenderal di lingkungan Mabes Polri.

Iklan

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s