**Pejabat Garut Banyak Dimutasi


Dalam Mutasi Pejabat Eselon II
Bupati Garut Tidak Ewuh Pakewuh

GARUT,(GM)-
Ketua DPRD Garut, Ahmad Bajuri, berharap Bupati Garut tidak ewuh pakewuh dalam mengangkat maupun merotasi dan memutasi pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Garut. Terlebih menyangkut sejumlah pejabat eselon II yang sudah memasuki masa pensiun, namun diketahui mengajukan perpanjangan.

Hal itu disampaikannya kepada sejumlah wartawan usai menghadiri pembukaan Liga Futsal Bupati Garut Cup Tingkat SMP di SMKN 1 Garut, Sabtu (10/4), saat dimintai tanggapannya tentang belum adanya rotasi mutasi pejabat eselon II terkait reformasi birokrasi di Garut.

“Walaupun perpanjangan masa pensiun diatur peraturan pemerintah, tapi ‘kan harus jelas dasarnya. Tapi untuk regenerasi, kita meminta agar tak ada perpanjangan masa pensiun. Dewan sudah melayangkan surat ke bupati Februari lalu,” kata Bajuri.

Sedikitnya 7 pejabat struktural eselon II diketahui tahun ini memasuki masa pensiun. Bajuri kembali menegaskan, dewan mendesak bupati segera melakukan konsolidasi pejabat struktual eselon II pasca pelantikan Sekda Garut, Hilman Faridz, beberapa waktu lalu.

Guna menjaga sinergi dengan dewan, maka eksekutif harus aktif berkomunikasi. Semua pejabat Pemkab Garut bila meninggalkan tempat selama 2 x 24 jam, maka harus melakukan pemberitahuan kepada pihak dewan.

“Ini agar ada sinkronisasi eksekutif dengan dewan dalam fungsi pengawasan. Dewan juga berdasarkan UU No. 32 merupakan bagian dari pemerintahan. Kita sedih ketika melakukan hubungan kinerja dengan eksekutif, ternyata pejabatnya tak ada di tempat,” ujarnya.

Balik tanya

Disinggung mengenai pernyataan Bupati Garut, Aceng Fikri dalam beberapa kesempatan bahwa mutasi dan rotasi pejabat eselon II belum bisa dilakukan karena terkendala belum adanya keputusan Gubernur Jabar, Bajuri malah balik bertanya.

“Kapan pengajuan kepada Gubernur dilakukan? Siapa saja yang diajukannya? Kita tak pernah diberitahu. Tetapi kalaupun memang sudah diajukan, Gubernur pasti akan mengevaluasinya,” katanya.

Bupati Garut Aceng H.M. Fikri, usai melantik pejabat eselon III dan IV di Pendopo, Rabu (7/4) mengatakan, pelantikan pejabat eselon II belum dapat dilakukan karena persetujuan Gubernur belum turun. Padahal pengajuannya, aku Aceng, sudah dilakukan sebelum pelantikan sekda. (B.117)**

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s