**Perahu Antik Umur 150 Tahun


Perahu antik berusia 150 thn

Penemuan perahu kuno di Desa Baulin, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, 30 Juni, membuat geger masyarakat Tapin. Warga ingin tahu sejarah tentang perahu tersebut.

Mahyudin, warga setempat, mengatakan, sejak penemuan itu, dia selalu menunggu penjelasan mengenai sejarah perahu tersebut.

Kasubag TU Arkeologi Banjarmasin Bambang Sakti WA, SS mengatakan, dari hasil penelitian, berdasarkan bentuk dan sisa meterial yang ditemukan, perahu itu jenis tambangan.

Panjangnya dari ujung ke ujung sumpung 12,4 meter dengan lebar maksimal 1,34 meter. Perahu terbuat dari kayu ulin. “Umur perahu itu diperkirakan tidak lebih dari 150 tahun atau pada awal abad ke-20 masa penjajahan Belanda. Itu terlihat dari tidak digunakannya paku sebagai pasak, melainkan kayu ulin,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, dari ukiran bermotif sulur di perahu itu, pihaknya memperkirakan pemiliknya orang kaya. “Pembuatan perahunya lebih rapi. Ukir-ukiran juga menandakan pemiliknya orang kaya,” katanya.

Perahu itu ditemukan pada 30 Juni 2009 oleh enam warga di Sungai Raden yang merupakan anak Sungai Nagara. Ditemukan pada kedalaman 11,5 meter dari permukaan sungai dan terbenam 1,5 meter di dasar sungai.

Berdasarkan lokasi penemuan perahu di dasar sungai, kemungkinan perahu itu hanyut karena di sisi Sungai Nagara merupakan perkampungan penduduk. Bambang mengatakan, perahu itu merupakan benda budaya dan harus dijaga kelestariannya. Siapa pun nantinya yang memelihara diharapkan benar-benar merawatnya.

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s