**Alat Pengukur Kecepatan Angin Di Kalimantan Selatan Terbatas


Listrik Tenaga Angin di Kalsel?
BANJARBARU, KAMIS – Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi (Staklim) Kelas I Banjarbaru, M Yahya mengatakan, belum bisa dipastikan apakah Kalsel potensial atau tidak didirikan pembangkit listrik tenaga angin.
Menurut Yahya, hal itu dikarenakan alat pengukur kecepatan angin atau anemometer yang ada Kalsel terbatas. Saat ini hanya ada tiga unit, dua di Banjarbaru, masing-masing Kantor Staklim dan Bandara Syamsudin Noor, satu lagi di Bandara Stagen Kotabaru.
“Jadi kalau untuk mengetahui potensi kecepatan angin di Kalsel memang perlu ada penelitian terlebih dahulu. Sebab untuk bisa menggerakan kincir, tentu ada standar kecepatan tertentu,” ujarnya, Selasa (9/6).
Namun, untuk wilayah Kota Banjarbaru, kata Yahya, dipastikan tidak layak didirikan pembangkit listrik tenaga angin itu. Sebab katanya, berdasarkan catatan, kecepatan anginnya rata-rata hanya 34 knots.
“Itu setara dengan dua meter per detik. Kalau yang diperlukan minimal enam meter per detik tentu masih sangat jauh. Enam meter kubik itu setara dengan 10 knots,” ungkapnya.
Disinggung tentang kecepatan angin di wilayah Banjarbaru yang kadang-kadang tercatat mencapai 15-20 knots bahkan lebih, Yahya mengatakan, itu terjadi dalam kondisi tertentu, seperti saat terjadi cuaca buruk.
Namun menurut Yahya, tidak menutup kemungkinan wilayah Kalsel memiliki potensi untuk pembangkit listrik tenaga angin. Angin yang memiliki kecepatan cukup tinggi dan konstan, katanya, biasanya berada di wilayah pantai.
“Angin di wilayah sekitar pantai memang cukup kencang dan konstan, sementara di daratan banyak penghalang. Selama ini tidak terpantau kecepatan angin rata-rata di wilayah pantai di Kalsel. Mungkin, kecepatan rata-rata per tahun bisa mencapai 10 knots,” katanya.
Sumber : Kompas

Iklan

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s