**Pabrik Gula Tanamkan Investasi Guna Menaikkan Kapasitas Giling


PG Kebon Agung Malang Naikkan Kapasitas
MALANG, KOMPAS – Pabrik Gula Kebon Agung, Malang, menanamkan investasi untuk menaikkan kapasitas gilingnya dari 7.000 ton cain per day (TCD/ton tebu per hari) menjadi 12.500 TCD tahun 2011. Pada tahun 2012 ditargetkan akan terinstal penuh hingga kapasitas 15.000 TCD. Investasi untuk kenaikan produksi ini sebesar Rp 300 miliar. Kenaikan yang setara kapasitas pabrik baru itu dinilai sangat rendah.
Direktur Utama PT Kebon Agung Rudi Ch Basyarah di Malang, Kamis (15/4) menjelaskan, apabila sebuah pabrik baru dibuka, seperti rencana tiga perusahaan yang telah mengajukan izin pembukaan pabrik baru di wilayah Kabupaten Malang, diperlukan biaya paling tidak senilai Rp 1 triliun untuk membuat kapasitas 700.000 TCD.
“Jadi keputusan kami ini, selain memenuhi tugas swasembada gula, juga mendorong efisiensi produksi gula. Sebab bisa meningkatkan kapasitas hingga 100 persen dengan investasi relatif kecil,” kata Rudi dalam pertemuan yang diadakan menjelang buka giling PG.
PG Kebon Agung sudah memproses kenaikan kapasitas giling ini sejak 2007, dan membagi tahapannya menjadi II tahap. Tahap pertama sejak 2007 hingga 2011 meningkatkan kapasitas hingga 12.500 TCD, dan tahap kedua hingga 2012 sampai 15.000 TCD. Instalasi penambahan mesin dilakukan, terutama di sektor perbaikan stasiun PLTU, yang memproses tenaga uap menjadi tenaga listrik. Selain itu, juga investasi untuk ketel baru, panci pemasak nira menjadi gula.
Peningkatan kapasitas ini sudah berlangsung secara bertahap sejak tahun 2.000, setelah semula tahun 1996 PG Kebon Agung hanya memproses 3.700 TCD, lalu tahun 2000 menjadi 4.000 TCD. Setelah kajian dan evaluasi lengkap bersama Pusat Penelitian dan Pengembangan Produksi Gula Indonesia (P3GI), PG Kebon Agung merancang skema peningkatan kapasitas produksi dua tahap itu.
Menurut Rudy, untuk investasi sebesar itu pihaknya tidak memerlukan hubungan kemitraan dengan perbankan. Investasi dibiayai dengan tabungan perusahaan sendiri. PT Kebon Agung membawahi dua pabrik gula, PG Kebon Agung di Malang dan PG Trangkil di Pati (Jawa Tengah). Ekspansi kapasitas ini, tambah Rudi, juga dilakukan terhadap PG Trangkil.
Peningkatan kapasitas dilakukan di antaranya juga dengan mendesain lompatan teknologi, misalnya aplikasi mesin stasiun PLTU dengan teknologi dari China yang lebih murah, tambah Presiden Direktur PT Tri Sula Abadi Datuk Rangkayo yang mendampingi Rudi, yang melakukan pekerjaan instalasi peralatan baru PG Kebon Agung. (ODY)

Iklan

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s