**PT PLN Jawa-Bali I Gusti Ngurah Adyana Seusai Meresmikan Pusat Layanan “Call Center 123”


PLN Jamin Pasokan Listrik
Pemadaman Masih Jadi Masalah, Konsumen Minta PLN Lebih Terbuka
Semarang, Kompas – Perusahaan Listrik Negara atau PLN menjamin tidak ada kekurangan pasokan listrik di Jawa-Bali selama 2010. Saat ini PLN memiliki cadangan pasokan listrik hingga 1.500 megawatt, menyusul dukungan pasokan listrik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan, Banten, yang mulai beroperasi awal tahun 2010.
Demikian disampaikan Direktur Operasional PT PLN Jawa-Bali I Gusti Ngurah Adyana seusai meresmikan pusat layanan “Call Center 123”, Rabu (10/3) di Semarang. “Cadangan pasokan 600 megawatt saja sudah termasuk aman, tetapi ternyata lebih dari itu,” ujarnya.
Menurut Adyana, total pasokan listrik PLN untuk wilayah Jawa-Bali saat ini mencapai sekitar 21.300 megawatt. Sementara kebutuhan listrik atau beban puncak listrik di Jawa-Bali mencapai 18.697 megawatt. Pada tahun ini, pasokan listrik wilayah Jawa-Bali mendapat tambahan sekitar 3.200 megawatt.
Banyaknya cadangan pasokan listrik ini disebabkan karena bertambahnya infrastruktur pembangkit listrik. Salah satunya adalah PLTU Labuan, Banten, yang beroperasi sejak awal tahun 2010. PLTU Labuan mampu memasok sekitar 600 megawatt.
Selain itu, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di wilayah Jawa-Bali juga beroperasi maksimal. Musim hujan menyebabkan air di waduk bertambah dan tenaga untuk menggerakan pembangkit listrik juga ikut bertambah.
Adyana mengakui, PLN telah berhasil menambah daya listrik. Untuk saat ini, PLN akan fokus dalam peningkatan kualitas transmisi agar aliran listrik dapat didistribusikan ke seluruh daerah dengan lancar. Pemadaman listrik
Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Semarang Ngargono, menilai jaminan PLN tersebut sulit dipercaya. Karena berbagai persoalan masih dihadapi konsumen seperti pemadaman listrik.
Apalagi saat ini PLN belum berani bersikap terbuka dan berani memberikan kompensasi kepada konsumen apabila kinerja PLN tidak memuaskan.
Selain tidak pernah tahu alasan pasti ketika PLN melakukan pemadaman listrik, konsumen juga tidak pernah mendapat kompensasi dalam bentuk apa pun terkait pemadaman itu.
Padahal, PLN telah mendeklarasikan tingkat mutu pelayanan pada tahun 2003. Dalam deklarasi tersebut, termuat 13 poin termasuk permasalahan pemadaman listrik. PLN, seharusnya berani menjamin kinerjanya secara nyata sesuai deklarasi tersebut.
General Manajer PT PLN Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Fery Krisna, mengatakan, dengan layanan Call Center 123, pelanggan dapat menyampaikan keluhan secara langsung.
“Jika ada masalah listrik, petugas kami juga akan langsung tiba di lokasi beberapa saat setelah pelanggan menelepon,” kata Fery. (DEN)
Sumber : Kompas

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s