**Upaya Membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso di Selawana, Kecamatan Pamona Utara, Poso, Sulteng


KEMANUSIAAN
PMI Jangan Menunggu sampai Ada Bencana
Palu, Kompas – Ketua Umum Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia, juga mantan Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla mengingatkan agar paradigma pertolongan kemanusiaan Palang Merah Indonesia diubah menjadi: jangan hanya menunggu terjadi bencana atau konflik dan baru menolong.
Sebaliknya, Palang Merah Indonesia (PMI) harus ikut mencegah terjadi bencana dan konflik dengan cara langsung terjun ke masyarakat atau lingkungan yang mengalami kerusakan atau gangguan.
Pernyataan Jusuf Kalla itu disampaikan saat berdialog dan meninjau PMI Daerah se-Sulawesi Tengah di Palu, Kamis (22/4). Kalla didampingi Wakil Sekjen PMI Raifuddin H dan Ketua PMI Soemarsono. Ketua PMI Sulteng Ny Kamsiah B Palliudju tidak hadir. Ia diwakili oleh Wakil Ketua PMI Sulteng dr Altin Mongi.
”Jika, misalnya, terjadi kerusakan lingkungan hutan, PMI jangan hanya tunggu banjir, tetapi bagaimana melakukan reboisasi. Terjunkan tim kerja dan gotong royong bersama penduduk dan pemerintah,” ujarnya.
Menurut Kalla, ”Bagaimanapun juga, agar tidak terjadi konflik kemanusiaan, PMI harus ikut menjaga suasananya di saat yang diperlukan agar tidak terjadi bentrokan atau kerusuhan.”
Dikatakan Kalla, upayanya membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso di Selawana, Kecamatan Pamona Utara, Poso, Sulteng, seperti yang ia lakukan sekarang, merupakan bentuk dari tindak lanjut perdamaian yang telah diwujudkannya beberapa tahun lalu. (HAR)

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s