**STRESS=BAU BADAN ???


Sudah tahukah Anda bahwa stres dapat menyebabkan bau badan? Hmm… simak di sini bahasannya.

Tak dipungkiri, bahwa bau badan kerap menjadi masalah bagi seseorang. Tak hanya mereka yang kelebihan berat badan saja, namun juga mereka yang bertubuh langsing. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Vanderbilt University, Nashville, Tennesse, dikatakan bahwa bau badan disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu diet yang salah, faktor genetik, dan faktor stres.

Bicara soal stres, tak disangka ya stres juga bisa menyebabkan seseorang mengalami problem berat badan. Tetapi, hal itu jelas nyata lho. Pada saat stres, seseorang dalam keadaan tegang dan cenderung mengeluarkan keringat yang tak terkontrol. Jika biasanya keringat terasa asin. Bagi mereka penderita stres, keringat yang mereka keluarkan lebih terasa manis, berat dan membawa minyak. Saat minyak tersebut kering, maka ia akan menimbulkan bau tak sedap yang kemudian disebut sebagai bau badan, demikian yang disebutkan oleh Health MSN.

Dalam penelitian lebih lanjut, diketahui bahwa keringat yang disebabkan oleh stres juga akan menyediakan makanan yang cukup bagi para bakteri yang numpang pada tubuh dan kulit Anda. Alhasil, bau badan semakin kentara dan bahkan Anda jadi mudah tertular aneka virus ringan.

Lalu apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasi bau badan tersebut? Woman menyarankan Anda melakukan beberapa langkah berikut ini:

1. Pilih sabun antibakteri

Di dalam tubuh ada bakteri baik dan bakteri jahat. Namun di dalam kandungan keringat, terdapat lebih banyak bakteri jahat yang akan merusak kulit dan menimbulkan bau tak sedap. Untuk itu dianjurkan agar Anda memilih sabun yang mengandung anti bakteri. Setidaknya sabun tersebut akan membantu Anda memerangi bakteri jahat yang menempel di kulit.

Keringat menjadi luntur terbawa air sabun dan air mandi.

Dan jangan lupa, selalu pastikan Anda memilih sabun yang mengandung anti bakteri dan tidak hanya sekedar wangi.

2. Mengganti handuk setiap satu kali seminggu

Jangan biarkan handuk Anda terdiam di atas jemuran selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu tanpa menjemur dan mencucinya. Handuk adalah bagian yang paling penting dalam membantu mengeringkan tubuh. Jika tubuh Anda penuh dengan bakteri, maka sebagian besar bakteri akan menempel pada handuk dan menyebar ke orang lain. Di sinilah terjadi penyebaran sumber penyakit. Sehingga sangat dibutuhkan mengganti handuk seminggu sekali.

3. Ganti baju jika basah

Jangan remehkan baju yang telah basah karena keringat. Lekas ganti baju Anda dengan yang baru agar keringat dapat menetes dengan bantuan serapan dari baju baru. Biarkan baju lama Anda yang bersimpuh dengan peluh, dicuci dan dibebaskan dari kuman.

4. Gunakan Deodorant

Jangan hanya puas dengan sabun dan handuk saja. Ganti juga deodorant Anda dengan yang mengandung anti bakteri agar Anda dapat beraktivitas lebih bebas dan segar.

5. Relakskan tubuh dengan aromatherapy

Jangan lupakan aromatherapy yang dapat membuat Anda lebih tenang. Gunakan rosemary atau green tea, dan campurkan dengan air mandi Anda. Sedangkan sebelum tidur, pasang aromatherapy lavender sebagai pengantar tidur. Di pagi hari, wangi cemara dan citrus akan memberikan efek relaks dan energi untuk mengawali kegiatan di pagi hari.

Ucapkan selamat tinggal pada stres dan bau badan Anda! (wo/bee)

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s