**Video Eksploitasi Panas Bumi Garut


Energi panas bumi termasuk energi primer yang merupakan sisa-sisa panas dari hasil reaksi nuklir yang pernah terjadi pada awal mula terbentuknya bumi dan alam semesta. Reaksi nuklir yang masih terjadi secara alamiah di alam semesta pada saat ini adalah reaksi fusi nuklir yang terjadi di matahari dan juga di bintang-bintang yang tersebar di jagat raya. Reaksi fusi nuklir alami tersebut menghasilkan panas berorde jutaan derajat Celcius.

Permukaan bumi pada mulanya juga memiliki panas yang sangat dahsyat, namun dengan berjalannya waktu suhu permukaan bumi mulai menurun dan akhirnya tinggal perut bumi saja yang masih panas berupa magma. Inilah yang menjadi sumber energi panas bumi. Energi panas bumi sesungguhnya telah digunakan manusia sejak lama berupa sumber air panas untuk pengobatan yang sampai saat ini juga masih banyak dilakukan orang, terutama sumber air panas yang banyak mengandung garam dan belerang.

Sedangkan energi panas bumi digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik baru dimulai di Italia pada tahun 1904. Sejak itu energi panas bumi mulai dipikirkan secara komersial untuk pembangkit tenaga Isitrik.

Amanat konstitusi yang tertuang dalam UU No. 27 tahun 2003 tentang Panas Bumi mempertegas bahwa penyelenggaraan kegiatan pertambangan Panas Bumi hanya bertujuan untuk (a) mengendalikan pemanfaatan kegiatan pengusahaan Panas Bumi untuk menunjang pembangunan yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah secara keseluruhan dan (b) meningkatkan pendapatan negara dan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan perekonomian nasional demi peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Dipertegas dalam Perda Provinsi Jawa Barat nomor 6 tahun 2006 tentang Pengelolaan Panas Bumi menyatakan bahwa panas bumi merupakan energi yang ramah lingkungan dan sumberdaya alam yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Jawa Barat.

Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah yang menyimpan banyak potensi geothermal, yang memungkinkan dilakukan kegiatan eksploitasi dalam rangka pemanfaatan sebagaimana diamanatkan UU nomor 27 tahun 2003. Setidaknya ada beberapa titik sumber panas bumi yang sangat memungkinkan untuk mengundang minat investasi, seperti kawasan Kamojang, Darajat Garut, Telaga Bodas, Gunung Papandayan, Karaha, Gunung Masigit, dan Arinem.

Total potensi unggulan energi geotermal Garut mencapai 1.227 mw, hingga kini baru termanfaatkan pada kapasitas terpasang sebesar 455 mw, sehingga 772 mw energi panas bumi masih belum diolah (pikiran rakyat, 07/06/2009). Dengan kegiatan pemanfaatan panas bumi yang sudah dilakukan berarti Kabupaten Garut telah turut andil dalam penyediaan pasokan energi listrik untuk Jawa dan Bali.

Jika dilihat dari data diatas, maka sesungguhny sangat ironi jika dikabupaten Garut saat ini masih banyak ribuan kepala keluarga didaerah terpencil (remote area) yang masih belum bisa menikmati terangnya cahaya listrik sebagaimana layaknya sebuah kehidupan diabad yang sudah modern. Padahal untuk kebutuhan keseluruhan listrik di Garut saja, hanya diperlukan sekitar 60 mw saja.

Sementara kapasitas kegiatan pemanfaatan panas bumi yang digali sudah lebih dari cukup untuk membuat Kabupaten Garut menjadi daerah yang caang padang. Menurut hemat penulis, kondisi tersebut adalah masalah pokok yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Garut sebelum melanjutkan dan memperluas wilayah kerja pemanfaatan potensi panas bumi. Disamping itu, ada ada tiga hal penting yang bersifat prinsipil untuk terlebih dahulu dikaji secara matang dan dijadikan bahan pertimbangan menyangkut pencapaian substansif dari tujuan UU No. 27/2003 jika Pemerintah Kabupaten Garut bermaksud untuk menjalankan kebijakan penambahan ataupun perluasan wilayah kerja eksploitasi panas bumi (baik dilakukan oleh Investasi yang sudah berjalan maupun investasi baru).

Geothermal Garut

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s